Candaan 'Mantu Tentara' Ungkap Kehangatan TMMD Kodim Sragen

    Candaan 'Mantu Tentara' Ungkap Kehangatan TMMD Kodim Sragen
    Anggota Satgas TMMD duduk bersama Suwarti di teras rumahnya membantu menyiangi sayuran dan menyiapkan bumbu dapur, Kamis (14/5/2026).

    SRAGEN - Di tengah hiruk pikuk Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen yang giat membangun infrastruktur, tersimpan cerita-cerita hangat yang menyentuh hati. Salah satunya datang dari Suwarti, seorang warga Dukuh Terik Kalang, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen. Ia berbagi pengalaman tentang bagaimana keramahan dan kepedulian para prajurit TNI telah meninggalkan kesan mendalam.

    Di teras rumahnya, di sela-sela aktivitas menyiangi sayuran dan menyiapkan bumbu dapur, Suwarti terlihat akrab berbincang dengan salah seorang anggota Satgas TMMD. Suasana santai itu, layaknya percakapan keluarga, menjadi gambaran nyata betapa eratnya hubungan yang terjalin antara TNI dan masyarakat selama program berlangsung.

    Suwarti mengaku sangat terkesan dengan sikap para prajurit yang ia nilai sopan, sigap, dan tak segan membantu pekerjaan warga, bahkan setelah lelah bekerja di lokasi proyek pembangunan. Ia bahkan melontarkan candaan yang membuat suasana semakin cair.

    "Bapak-bapak tentara itu ramah, sopan, dan suka membantu warga. Saya sampai bilang sendiri, pengin punya mantu tentara, " ujar Suwarti sambil tertawa ringan, Kamis (14/05/2026).

    Candaan tulus itu disambut tawa riang oleh para anggota Satgas yang hadir. Di balik gurauan itu, terpancar rasa hormat dan kedekatan yang mendalam dari warga terhadap para prajurit yang berbaur dalam kehidupan sehari-hari di desa sasaran TMMD.

    Kehadiran Satgas TMMD, menurut Suwarti, tidak hanya membawa perubahan fisik. Para prajurit turut menghidupkan suasana desa dengan aktif membantu keseharian warga, mulai dari urusan dapur hingga sekadar ngobrol santai. Ia merasakan tidak ada jarak, seolah mereka adalah bagian dari keluarga.

    “Kadang bantu masak, ikut bersih-bersih, ngobrol sama warga. Rasanya seperti keluarga sendiri, tidak ada jarak, ” tuturnya.

    Kehangatan hubungan antara TNI dan masyarakat memang menjadi salah satu wajah utama program TMMD. Selain mempercepat pembangunan desa, TMMD juga memperkuat semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

    Para anggota Satgas TMMD yang tinggal bersama warga selama kegiatan berlangsung, turut membangun hubungan sosial yang erat melalui aktivitas sehari-hari yang sederhana namun penuh makna. Kebersamaan ini menjadi pengalaman berharga bagi mereka.

    "Kami merasa diterima dengan baik oleh masyarakat. Kehangatan warga menjadi penyemangat bagi kami untuk menyelesaikan seluruh program TMMD dengan maksimal, " ujar salah seorang anggota Satgas TMMD.

    Program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen terus membuktikan dampaknya yang positif, tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga dalam merajut hubungan sosial yang harmonis antara TNI dan masyarakat. Di teras rumah Suwarti, kebersamaan itu terwujud nyata, membuktikan bahwa pengabdian TNI lebih dari sekadar membangun, tetapi juga membangun hati dan persaudaraan dengan rakyat.

    (Agung)

    tmmd kodim sragen kemanunggalan tni rakyat hubungan tni dan warga program pembangunan desa kisah inspiratif tmmd satgas tmmd sragen tmmd128 beritajateng
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Pasiter Kodim Sragen Tinjau Langsung TMMD,...

    Artikel Berikutnya

    TNI dan Warga Sragen Bersinergi Rampungkan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Ngopi Bareng Warga, Danramil Karangmalang Perkokoh Kemanunggalan TNI-Rakyat
    Gotong Royong Satgas TMMD dan Warga Percantik Lokasi Penutupan TMMD ke-128
    DLH Sragen dan Satgas TMMD Bersinergi Poles Lokasi Penutupan TMMD
    Sentuhan Akhir TMMD: Taman Harmoni Sragen Makin Cantik
    Jalan Mulus Desa Puro Sragen Segera Diresmikan Pangdam IV/Diponegoro

    Ikuti Kami