SRAGEN - Di tengah kesibukan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, momen kehangatan terjalin di beranda rumah warga Desa Pelemgadung, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, pada Selasa (19/5/2026). Anggota TNI dan masyarakat tak sungkan meluangkan waktu untuk duduk bersama, menikmati kopi, dan berbagi cerita dalam suasana santai yang akrab.
Kegiatan komunikasi sosial (komsos) ini dipimpin langsung oleh Danramil 02/Karangmalang didampingi Babinsa Desa Pelemgadung. Dengan duduk lesehan sederhana, ditemani secangkir kopi hangat dan kudapan tradisional, ikatan kebersamaan antara personel TNI dan warga terjalin tanpa sekat, menciptakan kedekatan yang tulus.
Di sela-sela kesibukan pembangunan jalan desa, renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan sumur bor, jambanisasi, dan berbagai sasaran TMMD lainnya, momen kebersamaan seperti inilah yang menjadi perekat emosional antara TNI dan masyarakat. Ini bukan sekadar program pembangunan fisik, melainkan sarana untuk menumbuhkan rasa percaya dan keakraban.
Danramil 02/Karangmalang Lettu Arh Ifa Aiwan Kristono, menekankan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari rampungnya proyek fisik semata.
“TMMD bukan hanya membangun jalan atau rumah warga. Yang lebih penting adalah membangun hubungan kekeluargaan dengan masyarakat. Kami ingin hadir di tengah warga, mendengar aspirasi mereka, dan memperkuat semangat persatuan agar kemanunggalan TNI dan rakyat semakin kokoh, ” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa komunikasi yang terjalin secara langsung dan personal dengan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan suasana harmonis selama pelaksanaan TMMD berlangsung. Kehadiran TNI di tengah rakyat, mendengarkan keluh kesah dan berbagi kebahagiaan, menjadi pondasi kuat bagi kemanunggalan yang sejati.
Kehangatan kebersamaan ini dirasakan betul oleh warga Desa Pelemgadung. Roni Indarto (50), salah seorang tokoh pemuda setempat, mengungkapkan kebanggaannya atas sikap humanis yang ditunjukkan oleh anggota Satgas TMMD.
“Bapak-bapak TNI luar biasa. Setelah bekerja di lokasi TMMD, mereka masih menyempatkan duduk bersama warga, mendengarkan cerita masyarakat, dan bercanda bersama kami. Hal sederhana seperti ini membuat kami merasa dekat dan dihargai, ” tuturnya.
Roni menilai kehadiran Satgas TMMD telah membawa perubahan lebih dari sekadar infrastruktur. Mereka juga menghadirkan rasa aman, membangkitkan semangat gotong royong, dan memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat. Program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen terus menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun desa, merawat nilai-nilai persaudaraan, gotong royong, dan kemanunggalan yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia.
(Agung)

Updates.