SRAGEN - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen terus menunjukkan perkembangan positif. Memasuki pekan kedua pelaksanaan, proyek pengecoran jalan di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, telah mencapai 50 persen dari total target pembangunan sepanjang 1.100 meter.
Hingga Jumat (8/5/2026), pengecoran jalan telah rampung sepanjang 550 meter. Progres tersebut menjadi bukti percepatan pengerjaan yang dilakukan Satgas TMMD bersama masyarakat setempat melalui semangat gotong royong.
Pembangunan infrastruktur jalan itu merupakan sasaran fisik utama dalam program TMMD Reguler ke-128 yang sebelumnya resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, pada 22 April 2026 lalu.
Di tengah kondisi cuaca yang kerap berubah, personel Satgas TMMD bersama warga tetap bekerja maksimal demi mempercepat pembangunan akses jalan yang selama ini menjadi kebutuhan penting masyarakat Desa Puro.
Pasiter Kodim 0725/Sragen, Kapten Kav Anang Eko Saputro, mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama solid antara TNI dan masyarakat di lapangan.
“Alhamdulillah, progres pengecoran jalan sudah mencapai 50 persen. Ini hasil kerja keras seluruh personel Satgas bersama warga yang terus bergotong royong demi mempercepat pembangunan, ” ujar Kapten Kav Anang Eko Saputro.
Ia menegaskan, selain mengejar target waktu, kualitas pengerjaan tetap menjadi prioritas utama agar jalan yang dibangun memiliki daya tahan kuat dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
“Kami terus melakukan pengawasan terhadap kualitas material dan proses pengerjaan supaya hasil pembangunan benar-benar kokoh serta memberikan manfaat besar bagi mobilitas dan aktivitas ekonomi warga, ” jelasnya.
Jalan yang dibangun melalui program TMMD tersebut dinilai sangat strategis karena menjadi akses utama warga dalam mengangkut hasil pertanian, memperlancar aktivitas pendidikan, hingga mendukung konektivitas antarwilayah di Desa Puro.
Masyarakat setempat pun menyambut positif pembangunan jalan tersebut. Selama ini, kondisi akses yang kurang memadai kerap menjadi hambatan, terutama saat musim hujan ketika jalan sulit dilalui kendaraan.
Melalui percepatan pembangunan infrastruktur desa lewat TMMD, diharapkan roda perekonomian masyarakat dapat tumbuh lebih cepat dan kesejahteraan warga semakin meningkat.
Program TMMD sendiri menjadi wujud nyata sinergi TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
(Agung)

Updates.