SRAGEN - Di tengah hiruk pikuk pembangunan fisik, kepedulian terhadap masa depan generasi penerus bangsa menjadi sorotan utama dalam gelaran TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen. Fokus tak hanya pada semen dan baja, namun juga sentuhan kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan gizi anak-anak di wilayah sasaran.
Jumat (8/5/2026), Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabesad yang dipimpin langsung oleh Ketua Tim Brigjen TNI Joni Pardede, S.Sos., melakukan kunjungan krusial ke Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen. Tujuannya jelas: meninjau secara langsung proses penyaluran bantuan sembako yang diperuntukkan bagi anak-anak yang berjuang melawan stunting. Ini adalah bukti nyata bahwa program nonfisik TMMD memiliki dimensi yang lebih luas dari sekadar pengerjaan infrastruktur.

Suasana haru bercampur kehangatan terpancar saat Brigjen TNI Joni Pardede secara pribadi menyaksikan penyerahan bingkisan kebutuhan pokok kepada keluarga yang membutuhkan. Bantuan ini bukan sekadar materi, melainkan sebuah bentuk empati dan dukungan nyata dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk memastikan anak-anak di daerah tersebut mendapatkan asupan gizi yang memadai, membentengi mereka dari ancaman stunting.
“TMMD bukan hanya tentang membangun jalan atau jembatan, lebih dari itu, program ini hadir untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat, termasuk dalam upaya krusial penanganan stunting. Saya melihat sendiri bagaimana kegiatan ini benar-benar menyentuh akar persoalan dan kebutuhan paling mendasar warga, ” ujar Brigjen TNI Joni Pardede, Ketua Tim Wasev Mabesad, Jumat (8/5/2026).
Ia menambahkan, program TMMD terbukti ampuh dalam mempererat tali silaturahmi antara TNI dan rakyat, menciptakan sinergi yang kuat demi kemajuan bersama.
Sementara itu, Dansatgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, Letkol Inf Dindin Rohidin, S.I.P., menegaskan bahwa pemberian sembako ini adalah cerminan dari semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi pemantik semangat kita semua untuk terus berjuang demi tumbuh kembang anak-anak yang lebih sehat dan optimal, ” ungkapnya.
Antusiasme dan ungkapan terima kasih pun mengalir dari warga Desa Puro, menyambut baik perhatian tulus yang diberikan TNI melalui program TMMD. Keberadaan program ini, dengan kombinasi pembangunan fisik dan nonfisik, terus menjadi garda terdepan dalam upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh penjuru Kabupaten Sragen.
(Agung)
