TMMD Sragen: Anak Desa Tertawa Riang Main Engklek, Jauhi Gawai

    TMMD Sragen: Anak Desa Tertawa Riang Main Engklek, Jauhi Gawai
    Praka Dian dan Pratu Tanjung bersama sejumlah anak di sekitar lokasi TMMD. Sabtu (16/5/2026).

    SRAGEN - Suara riang gembira anak-anak meledak di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, pada Sabtu (16/5/2026). Di sela aktivitas pembangunan desa melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, para anggota Satgas TMMD mengajak generasi muda desa untuk kembali bergulat dengan permainan tradisional. Inisiatif ini digagas sebagai upaya jitu untuk mengalihkan perhatian anak-anak dari jeratan telepon genggam yang kian marak.

    Dipandu langsung oleh Praka Dian dan Pratu Tanjung, bersama puluhan anak desa, arena bermain engklek atau yang akrab disapa sudamanda oleh warga setempat, seketika dipenuhi gelak tawa. Suasana akrab dan penuh keceriaan terjalin erat, membuat anak-anak begitu antusias mengikuti setiap gerakan permainan sambil berinteraksi langsung dengan para prajurit TNI yang bertugas.

    “Kami ingin anak-anak ini kembali merasakan serunya bermain seperti dulu, bergerak aktif di luar ruangan dan mengisi waktu luang dengan kegiatan yang positif. Permainan tradisional ini tidak hanya menyenangkan, tapi juga mengajarkan arti kebersamaan dan membuat mereka lebih bersemangat, ” ungkap Praka Dian, penuh harap.

    Menurutnya, permainan tradisional seperti engklek memiliki segudang manfaat tak ternilai bagi tumbuh kembang sosial anak. Kemampuan untuk berinteraksi, bekerja sama, dan menumbuhkan rasa kebersamaan dengan teman sebaya menjadi aspek penting yang dilatih melalui permainan sederhana ini.

    Kehadiran anggota Satgas TMMD yang membaur dalam keceriaan anak-anak desa disambut hangat oleh para orang tua. Kebahagiaan terpancar dari wajah mereka melihat buah hati mereka terlibat dalam kegiatan yang lebih edukatif dan menyehatkan ketimbang menghabiskan waktu berjam-jam dengan gawai.

    “Anak-anak jadi lebih betah bermain di luar rumah, berinteraksi dengan teman-teman sebaya. Mereka juga terlihat begitu dekat dan akrab dengan bapak-bapak TNI, ” ujar Adi, salah seorang warga, menyampaikan apresiasinya.

    Lebih dari sekadar melestarikan warisan permainan tradisional, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata pendekatan humanis yang dijalankan oleh Satgas TMMD. Melalui momen-momen seperti inilah, hubungan emosional antara TNI dan masyarakat semakin terjalin erat.

    Program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen memang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik semata. Nuansa pembinaan karakter dan edukasi bagi anak-anak pedesaan menjadi salah satu pilar penting yang turut disentuh, menghadirkan perubahan positif yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat di wilayah tersebut.

    (Agung)

    tmmd kodim sragen permainan tradisional anak desa gadget interaksi sosial beritasragen sragenterkini
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Pagi Buta di Pasar Sragen: TNI dan Warga,...

    Artikel Berikutnya

    Kebersamaan TMMD di Desa Puro: PKK Sambut...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Ngopi Bareng Warga, Danramil Karangmalang Perkokoh Kemanunggalan TNI-Rakyat
    Gotong Royong Satgas TMMD dan Warga Percantik Lokasi Penutupan TMMD ke-128
    DLH Sragen dan Satgas TMMD Bersinergi Poles Lokasi Penutupan TMMD
    Sentuhan Akhir TMMD: Taman Harmoni Sragen Makin Cantik
    Jalan Mulus Desa Puro Sragen Segera Diresmikan Pangdam IV/Diponegoro

    Ikuti Kami