SRAGEN - Semangat kebersamaan membuncah di Kelurahan Plumbungan, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Pada Senin, (4/5/2026), Satuan Tugas (Satgas) TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen tak sendiri. Mereka bergandengan tangan dengan para relawan dan tak lupa, warga setempat, untuk menyulap lingkungan menjadi lebih asri dan nyaman.
Ini bukan sekadar kerja bakti biasa. Program TMMD, melalui sisi non-fisiknya, berupaya menumbuhkan kesadaran kolektif tentang betapa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Sebuah upaya mulia yang menyentuh hati, bukan hanya membangun fisik, tapi juga jiwa.

Aktivitas dimulai dengan apel pagi yang khidmat, memastikan setiap langkah terkoordinasi dengan baik. Pelda Budi Susanto, dengan penuh semangat, membagi tugas kepada seluruh personel Satgas, relawan, dan warga. Tak ketinggalan, Lurah Plumbungan, Ibu Leila Yunia Kartikawati, turut hadir mengawasi jalannya kegiatan.
Fokus kerja bakti menyasar titik-titik yang bersentuhan langsung dengan aktivitas warga. Area olahraga kini jauh lebih nyaman untuk beraktivitas, selokan di sepanjang Jalan HOS Cokroaminoto dinormalisasi demi mencegah genangan air yang mengganggu, dan Masjid Djuanda di Kampung Teguhan RT 05 dibersihkan dengan seksama, menciptakan suasana ibadah yang lebih khusyuk dan damai.
Kehadiran TNI di tengah masyarakat disambut hangat oleh Lurah Plumbungan. Beliau mengungkapkan betapa besar dampak positif yang dirasakan.
“Kami menyambut hangat kehadiran TNI di tengah masyarakat. Sinergi ini bukan hanya memperindah lingkungan, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian warga. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, ” ujar Ibu Leila Yunia Kartikawati.
Program TMMD Reguler ke-128 ini sendiri telah resmi dibuka pada 22 April 2026 oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang. Sungguh sebuah kolaborasi lintas elemen yang menunjukkan bahwa perubahan nyata dapat diciptakan ketika semua pihak bersatu padu.
Dengan perpaduan kegiatan fisik dan non-fisik, TNI bertekad mempercepat pembangunan desa sekaligus merajut kemanunggalan yang erat dengan rakyat. Kerja bakti semacam ini adalah bukti nyata, bagaimana semangat gotong royong mampu melahirkan lingkungan yang lebih sehat dan menumbuhkan budaya positif yang berkelanjutan di hati masyarakat.
(Agung)
