SRAGEN - Di tengah teriknya matahari Sragen, sebuah bibit pohon durian ditanam dengan penuh harapan. Bukan sekadar proyek pembangunan biasa, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen kali ini menyematkan pesan mendalam tentang keberlanjutan dan masa depan bagi Dusun Gadungsari, Desa Pelemgadung, Kecamatan Karangmalang.
Komandan Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, Letkol Inf Dindin Rohidin, S.I.P., secara pribadi menanam bibit durian di area sumur bor yang baru saja dibangun. Momen ini, yang terjadi pada Selasa (19/5/2026), menjadi penanda bahwa TMMD tidak hanya membawa air bersih untuk kebutuhan hari ini, tetapi juga menanamkan harapan yang akan tumbuh subur di masa mendatang.
“Sumur bor ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hari ini, sedangkan pohon yang kami tanam diharapkan menjadi manfaat bagi masa depan. Kami ingin TMMD meninggalkan kebaikan yang terus tumbuh bersama masyarakat, ” ujar Letkol Inf Dindin Rohidin.
Penanaman bibit durian di lahan yang sebelumnya kering dan kekurangan air bersih ini, diiringi oleh warga setempat. Kehadiran air dari sumur bor TMMD telah mulai menghidupkan kembali kawasan tersebut, membuka peluang baru untuk penghijauan dan peningkatan kualitas lingkungan.
Letkol Inf Dindin Rohidin menegaskan bahwa esensi TMMD melampaui pembangunan fisik semata. Ada komitmen kuat untuk memperhatikan keberlangsungan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang, sebuah visi yang tercermin dari penanaman pohon buah yang kelak akan memberikan hasil.
Respons positif datang dari warga Dusun Gadungsari. Mereka tidak hanya merasakan langsung manfaat air bersih yang kini mengalir lancar, tetapi juga mengapresiasi upaya penghijauan yang dianggap mampu menjaga kelestarian dan produktivitas lingkungan desa.
Sejak sumur bor TMMD beroperasi, problem klasik keterbatasan air bersih saat musim kemarau mulai teratasi, memberikan dampak signifikan pada aktivitas sehari-hari masyarakat. Program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen menunjukkan dedikasi penuh dalam akselerasi pembangunan desa, mencakup berbagai sasaran fisik dan nonfisik demi peningkatan kualitas hidup pedesaan.
Kini, setiap tunas pohon durian yang tumbuh di sekitar sumur bor menjadi saksi bisu pengabdian TNI. Ini adalah simbol nyata bahwa kontribusi mereka tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur, melainkan terus menanamkan benih harapan dan masa depan yang lebih cerah bagi seluruh masyarakat desa.
(Agung)

Updates.