Semangat Kompak Satgas TMMD Sragen Panggul Bambu Jelang Penutupan

    Semangat Kompak Satgas TMMD Sragen Panggul Bambu Jelang Penutupan
    Anggota Satgas TMMD bergotong royong mendroping bambu untuk pemasangan umbul-umbul di lokasi penutupan, Selasa (19/5/2026).

    SRAGEN - Di tengah teriknya mentari Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, pada Selasa (19/5/2026), semangat pengabdian jajaran Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen justru semakin membara. Program pembangunan desa yang sebentar lagi usai tak menyurutkan dedikasi mereka. Bukti nyata terlihat dari aksi kompak para prajurit yang bahu-membahu memanggul bambu, sebuah persiapan penting demi kemeriahan acara penutupan yang kian dekat.

    Pemandangan haru itu disaksikan langsung di lokasi penutupan. Ketua Kelompok Tata Usaha dan Urusan Dalam (Kapok Tuud) Satgas TMMD, Serma Ngatiman, tak segan bersama rekan-rekannya mengangkut tumpukan bambu. Beban di pundak mereka bukan sekadar kayu, melainkan simbol harapan dan kerja keras yang telah terjalin selama program ini berjalan.

    Bambu-bambu ini nantinya akan menjelma menjadi tiang umbul-umbul dan ornamen dekorasi, menghiasi lokasi penutupan sebagai penanda eratnya ikatan antara TNI dan masyarakat. Meskipun tugas yang diemban tampak sederhana, namun setiap langkah penuh tanggung jawab dan antusiasme, memastikan momen penutupan TMMD berlangsung lancar dan berkesan.

    “Walaupun TMMD sudah mendekati akhir, semangat anggota tetap sama seperti saat awal kegiatan. Semua kami kerjakan bersama-sama demi kelancaran penutupan nanti, ” ujar Serma Ngatiman, di sela kesibukan memanggul bambu.

    Bagi Serma Ngatiman, TMMD lebih dari sekadar pembangunan fisik. Ini adalah ajang penguatan rasa kebersamaan dan kekeluargaan, baik di antara sesama anggota Satgas maupun dengan warga Desa Puro. Pengalaman ini, tuturnya, terasa begitu personal dan membekas.

    Selama hampir satu bulan lamanya, personel TNI dan warga Desa Puro telah menyatukan tenaga dan pikiran. Mulai dari pengecoran jalan, pembangunan fasilitas umum, hingga berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, semuanya dikerjakan dengan semangat gotong royong yang tak pernah padam. Inilah yang membuat suasana menjelang penutupan terasa begitu hangat dan penuh makna.

    Antusiasme warga pun tak kalah tinggi. Mereka turut serta dalam berbagai persiapan, menunjukkan kebanggaan atas hasil pembangunan yang kini telah dinikmati manfaatnya. Sebuah bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat bukan sekadar slogan.

    Dari setiap bambu yang dipanggul bersama, tersimpan kisah tentang kekuatan gotong royong yang menjadi fondasi kokoh dalam membangun desa dan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Sebuah pelajaran berharga tentang pengabdian tulus yang terjalin erat.

    tmmd tni ad sragen pembangunan gotong royong kebersamaan sragenterkini
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Semangat Gotong Royong TMMD Sragen: Papan...

    Artikel Berikutnya

    Bibit Durian TMMD Sragen, Dandim: Harapan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Ngopi Bareng Warga, Danramil Karangmalang Perkokoh Kemanunggalan TNI-Rakyat
    Gotong Royong Satgas TMMD dan Warga Percantik Lokasi Penutupan TMMD ke-128
    DLH Sragen dan Satgas TMMD Bersinergi Poles Lokasi Penutupan TMMD
    Sentuhan Akhir TMMD: Taman Harmoni Sragen Makin Cantik
    Jalan Mulus Desa Puro Sragen Segera Diresmikan Pangdam IV/Diponegoro

    Ikuti Kami