Gotong Royong Membara: Satgas TMMD dan Warga Sragen Kejar Target Jalan Desa

    Gotong Royong Membara: Satgas TMMD dan Warga Sragen Kejar Target Jalan Desa
    Anggota Satgas TMMD bersama personel Polri dan warga setempat tancap gas menyelesaikan tahap pembereman atau pengurugan bahu jalan beton, Jum'at (15/5/2026).

    SRAGEN - Suasana haru sekaligus penuh semangat terpancar di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada Jumat (15/5/2026). Di tengah terik matahari, anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen tak sendirian. Mereka bahu-membahu dengan personel Polri dan warga setempat, bahu-membahu menyelesaikan tahap krusial pengurugan bahu jalan beton yang baru saja dicor.

    Kekompakan ini semakin terasa saat para prajurit dan warga, tanpa mengenal lelah, merapikan sisi jalan. Yang menarik perhatian adalah bagaimana mereka berinovasi menggunakan tas kresek bekas karung pembungkus padi sebagai alat bantu mengangkut material tanah urug. Sebuah cara sederhana namun cerdas untuk mempercepat distribusi material ke titik-titik yang sulit dijangkau alat berat.

    Pelda Budi Santoso, salah satu anggota Satgas TMMD, mengungkapkan betapa semangatnya tim dan warga menjelang kedatangan Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira, didampingi Bupati Sragen dan Dandim 0725/Sragen.

    “Kami ingin memberikan hasil terbaik sebelum kunjungan Bapak Danrem. Warga juga sangat antusias membantu. Bahkan tanpa diminta, mereka berinisiatif memakai tas kresek bekas untuk mempercepat pengangkutan tanah urug, ” katanya penuh bangga.

    Ia menambahkan bahwa tahap pengurugan bahu jalan ini sangat vital. “Tahap pembereman menjadi bagian penting dalam pembangunan jalan beton karena berfungsi memperkuat struktur jalan dan meningkatkan keamanan pengguna jalan, ” jelas Pelda Budi Santoso.

    Program pengecoran jalan di Desa Puro ini menjadi salah satu fokus utama dalam TMMD Reguler ke-128. Tujuannya jelas, yakni memperlancar akses transportasi bagi warga, sekaligus menjadi motor penggerak aktivitas ekonomi dan pertanian di desa tersebut.

    Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Dindin Rohidin menegaskan bahwa esensi TMMD adalah kemanunggalan TNI dan rakyat.

    “TMMD adalah bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Semangat gotong royong seperti inilah yang menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan desa, ” ujarnya, menekankan pentingnya sinergi yang terjalin.

    Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi modal tak ternilai untuk memastikan semua sasaran fisik TMMD terselesaikan tepat waktu dengan kualitas terbaik. Dengan semangat kebersamaan yang terus menyala, Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen optimis seluruh pembangunan di Desa Puro akan segera rampung, membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

    (Agung)

    tmmd sragen pembangunan desa gotong royong tni ad infrastruktur tmmd128 beritasragen sragenterkini jateng
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Danrem 074/Warastratama Tinjau TMMD Sragen,...

    Artikel Berikutnya

    Pagi Buta di Pasar Sragen: TNI dan Warga,...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Ngopi Bareng Warga, Danramil Karangmalang Perkokoh Kemanunggalan TNI-Rakyat
    Gotong Royong Satgas TMMD dan Warga Percantik Lokasi Penutupan TMMD ke-128
    DLH Sragen dan Satgas TMMD Bersinergi Poles Lokasi Penutupan TMMD
    Sentuhan Akhir TMMD: Taman Harmoni Sragen Makin Cantik
    Jalan Mulus Desa Puro Sragen Segera Diresmikan Pangdam IV/Diponegoro

    Ikuti Kami