SRAGEN - Kehidupan para petani melon di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen kini terasa lebih ringan. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen telah membuka jalan baru, mengubah wajah pertanian desa yang sebelumnya kerap tergenang lumpur.
Bagi Paryono, seorang petani melon, pembangunan jalan beton di area persawahan menjadi angin segar. Ia tak lagi khawatir ketika musim panen tiba. Jika dulu jalan berlumpur dan licin menjadi musuh utama saat mengangkut hasil panen, kini kendaraan roda empat dapat melintas dengan mulus.
“Dulu kalau musim hujan kami kesulitan membawa hasil panen karena jalan becek dan licin. Kendaraan sering susah masuk ke area sawah. Sekarang jalannya sudah bagus dan sangat membantu petani, ” ujar Paryono, Minggu (17/5/2026).
Sebelumnya, setiap kali panen, para petani harus mengerahkan tenaga ekstra. Jalan tanah yang rusak parah dan berubah menjadi kubangan lumpur saat hujan tidak hanya memperlambat proses distribusi, tetapi juga meningkatkan risiko kerusakan melon yang berharga.
Kini, senyum merekah di wajah warga Desa Puro. Akses jalan yang membaik tidak hanya mempercepat laju mobilitas petani, tetapi juga memastikan hasil panen sampai ke pasar dengan kondisi prima, membuka peluang ekonomi yang lebih luas.
Dansatgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, Letkol Inf Dindin Rohidin, menegaskan bahwa pembangunan jalan cor ini merupakan prioritas utama TMMD. Ia melihatnya sebagai investasi langsung untuk mendongkrak perekonomian warga pedesaan.
“Jalan ini merupakan akses penting bagi aktivitas warga, terutama sektor pertanian. Kami berharap pembangunan ini dapat membantu memperlancar distribusi hasil panen dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ” kata Letkol Inf Dindin Rohidin.
Beliau menambahkan bahwa TMMD bukan sekadar membangun fisik. Program ini sejatinya bertujuan membuka pintu ekonomi dan mengangkat kualitas hidup masyarakat di pelosok negeri, memberikan harapan baru bagi generasi petani mendatang.
Kehadiran jalan cor di tengah hamparan hijau Desa Puro kini menjadi saksi bisu perubahan. Dari jalur tanah yang penuh tantangan, kini terbentang harapan baru untuk pertanian yang lebih modern dan kesejahteraan warga yang berkelanjutan.
(Agung)

Updates.