Jelang Penutupan TMMD ke-128, Provos Kodim Sragen Pastikan Satgas Tidak Tinggalkan Hutang di Warga

    Jelang Penutupan TMMD ke-128, Provos Kodim Sragen Pastikan Satgas Tidak Tinggalkan Hutang di Warga
    Danru Provos Kodim 0725/Sragen, Serda Bayu Susilo, turun langsung melakukan pengecekan ke sejumlah warung warga guna memastikan tidak ada hutang maupun persoalan yang ditinggalkan personel Satgas TMMD, Rabu (20/5/2026).

    SRAGEN - Menjelang penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, pengawasan terhadap kedisiplinan anggota Satgas terus diperketat. Danru Provos Kodim 0725/Sragen, Serda Bayu Susilo, turun langsung melakukan pengecekan ke sejumlah warung warga guna memastikan tidak ada hutang maupun persoalan yang ditinggalkan personel Satgas TMMD selama bertugas di lokasi sasaran.

    Kegiatan pengecekan dilakukan pada Rabu (20/5/2026) di beberapa warung yang selama ini menjadi tempat anggota Satgas membeli kebutuhan sehari-hari, seperti makanan, kopi, hingga rokok saat waktu istirahat.

    Salah satu lokasi yang didatangi yakni warung milik Ibu Marinem (67) di Dukuh Terikkalang RT 18, Desa Plumbungan, Kabupaten Sragen.

    Kedatangan Serda Bayu Susilo disambut hangat oleh pemilik warung dan warga sekitar. Selain menjalin silaturahmi, pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh anggota Satgas TMMD menjaga etika dan nama baik satuan selama berada di tengah masyarakat.

    “Mengecek langsung ke warung-warung warga ini penting untuk memastikan tidak ada tunggakan ataupun persoalan yang ditinggalkan anggota Satgas. Kami ingin pelaksanaan TMMD berakhir dengan baik dan masyarakat tetap memiliki kesan positif terhadap TNI, ” ujar Serda Bayu Susilo.

    Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari pengawasan dan upaya pencegahan dini agar seluruh personel Satgas tetap menjaga disiplin hingga akhir pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen.

    Sementara itu, Mona R., anak dari pemilik warung Ibu Marinem, mengaku selama pelaksanaan TMMD para anggota Satgas selalu tertib saat berbelanja.

    “Kalau belanja mereka selalu bayar. Bahkan kadang uang kembaliannya tidak diambil, ” ungkap Mona.

    Menurutnya, keberadaan anggota Satgas TMMD selama bertugas di wilayah tersebut memberikan kesan baik bagi masyarakat karena dikenal ramah dan menghargai warga sekitar.

    Program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen sendiri tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan nonfisik, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan hubungan harmonis antara TNI dengan masyarakat.

    Menjelang penutupan program, Satgas TMMD terus memastikan seluruh kegiatan berakhir dengan aman, tertib, dan tanpa meninggalkan persoalan di tengah warga.

    “Harapannya, setelah Satgas kembali ke kesatuan masing-masing, masyarakat hanya mengingat hal-hal baik dan kebersamaan yang terjalin selama TMMD berlangsung, ” tambah Serda Bayu Susilo.

    Dengan pendekatan humanis dan pengawasan yang dilakukan secara langsung, TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen kembali menunjukkan komitmen TNI dalam menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

    (Agung)

    tmmd kodim sragen provos tni disiplin militer kemanunggalan tni rakyat pengawasan berita militer
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Semarak Gotong Royong TNI-Warga Sragen Jelang...

    Artikel Berikutnya

    UMKM Sragen Meroket Berkat TMMD ke-128:...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Jelang Penutupan TMMD ke-128 Kodim Sragen, Unit Intel Pastikan Jalur Aman dan Parkir Tertata
    UMKM Sragen Meroket Berkat TMMD ke-128: Dagangan Mbah Darminah Laris Manis
    Jelang Penutupan TMMD ke-128, Provos Kodim Sragen Pastikan Satgas Tidak Tinggalkan Hutang di Warga
    Semarak Gotong Royong TNI-Warga Sragen Jelang Penutupan TMMD ke-128
    Dandim Sragen Pimpin Gladi Final Penutupan TMMD ke-128

    Ikuti Kami