UMKM Sragen Meroket Berkat TMMD ke-128: Dagangan Mbah Darminah Laris Manis

    UMKM Sragen Meroket Berkat TMMD ke-128: Dagangan Mbah Darminah Laris Manis
    Pedagang UMKM, Darminah (50), laris saat gladi penutupan TMMD di kawasan Taman Harmoni, Dukuh Pagi Gondo, Desa Plumbungan, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Rabu (20/5/2026).

    SRAGEN - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen tidak hanya membawa dampak pembangunan infrastruktur bagi masyarakat, tetapi juga menggerakkan perekonomian pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan.

    Salah satu yang merasakan manfaat tersebut adalah Darminah (50), pedagang makanan sederhana di kawasan Taman Harmoni, Dukuh Pagi Gondo, Desa Plumbungan, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen.

    Menjelang penutupan TMMD, warung milik perempuan yang akrab disapa Mbah Darminah itu tampak ramai didatangi pembeli, terutama anggota Satgas TMMD yang tengah mengikuti gladi upacara penutupan, Rabu (20/5/2026).

    Di balik wajan panas dan aroma gorengan yang menggoda, Mbah Darminah terlihat sibuk melayani pembeli yang datang silih berganti sejak pagi hari.

    “Alhamdulillah sejak ada TMMD dagangan jadi ramai. Apalagi hari ini ada latihan upacara penutupan, banyak anggota Satgas yang beli makan, ” ujar Darminah sambil tersenyum.

    Ia mengaku sudah hampir empat tahun berjualan di lokasi tersebut. Namun selama pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 Kodim Sragen, omzet penjualannya meningkat karena ramainya aktivitas personel TNI dan masyarakat di sekitar kawasan kegiatan.

    Kehadiran Satgas TMMD di Desa Plumbungan memang membawa suasana berbeda bagi warga. Selain pembangunan fisik yang berjalan, aktivitas para prajurit juga ikut menghidupkan roda ekonomi kecil masyarakat desa.

    Bagi Mbah Darminah, meningkatnya jumlah pembeli bukan hanya soal tambahan penghasilan, tetapi juga menjadi penyemangat untuk tetap mandiri dan produktif.

    Sementara itu, anggota Satgas TMMD, Sertu Mitro Parjoko, mengatakan dirinya bersama rekan-rekan Satgas kerap membeli makanan di warung sederhana milik Mbah Darminah karena selain rasanya enak, suasana kekeluargaan sangat terasa.

    “Makanannya enak dan suasananya hangat. Kami merasa seperti makan di rumah sendiri, ” ungkap Sertu Mitro Parjoko.

    Program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen sendiri tidak hanya fokus pada pembangunan jalan, fasilitas umum, dan kegiatan sosial kemasyarakatan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.

    Melalui interaksi yang terjalin selama kegiatan berlangsung, hubungan antara TNI dan warga semakin dekat. Kehadiran Satgas TMMD dinilai mampu menciptakan semangat kebersamaan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha kecil di desa.

    Kisah sederhana Mbah Darminah menjadi salah satu bukti nyata bahwa program TMMD bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat melalui tumbuhnya ekonomi kerakyatan dan kuatnya semangat gotong royong antara TNI dan rakyat.

    (Agung)

    tmmd umkm sragen kodim 0725/sragen ekonomi desa tni ad beritajateng
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Jelang Penutupan TMMD ke-128, Provos Kodim...

    Artikel Berikutnya

    Jelang Penutupan TMMD ke-128 Kodim Sragen,...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Jelang Penutupan TMMD ke-128 Kodim Sragen, Unit Intel Pastikan Jalur Aman dan Parkir Tertata
    UMKM Sragen Meroket Berkat TMMD ke-128: Dagangan Mbah Darminah Laris Manis
    Jelang Penutupan TMMD ke-128, Provos Kodim Sragen Pastikan Satgas Tidak Tinggalkan Hutang di Warga
    Semarak Gotong Royong TNI-Warga Sragen Jelang Penutupan TMMD ke-128
    Dandim Sragen Pimpin Gladi Final Penutupan TMMD ke-128

    Ikuti Kami