Karung Bekas Jadi Solusi Kreatif Percepat Pengecoran Jalan TMMD di Puro, Sragen

    Karung Bekas Jadi Solusi Kreatif Percepat Pengecoran Jalan TMMD di Puro, Sragen
    Anggota Satgas TMMD bersama personel Polri dan warga tetap berupaya menyelesaikan pekerjaan pengecoran jalan, Minggu (17/5/2026).

    SRAGEN - Semangat gotong royong mewarnai pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Minggu (17/5/2026). Meski menghadapi keterbatasan alat kerja, anggota Satgas TMMD bersama personel Polri dan warga tetap berupaya menyelesaikan pekerjaan pengecoran jalan dengan penuh semangat dan kreativitas.

    Pemandangan menarik terlihat di lokasi sasaran fisik saat proses pembereman atau pengurugan bahu jalan dilakukan secara bersama-sama. Karena keterbatasan angkong sebagai alat angkut material, warga dan Satgas TMMD memanfaatkan karung bekas pupuk pertanian untuk memindahkan material urug ke sisi jalan cor.

    Langkah sederhana tersebut justru memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan demi mempercepat pembangunan akses jalan desa yang menjadi harapan masyarakat selama ini.

    Salah satu warga Desa Puro, Marno, mengatakan keterbatasan sarana tidak menjadi alasan untuk menghentikan pekerjaan. Menurutnya, seluruh warga ingin pembangunan jalan segera selesai agar dapat segera dimanfaatkan bersama.

    “Kami ingin pekerjaan ini cepat selesai dan hasilnya maksimal untuk desa kami. Jalan bagus nantinya juga masyarakat yang menikmati. Kalau cepat selesai, kami semua ikut senang, ” ujar Marno di sela kegiatan gotong royong.

    Ia menambahkan, ide menggunakan karung bekas muncul karena jumlah alat angkut material yang tersedia tidak sebanding dengan banyaknya warga yang ikut membantu pekerjaan di lapangan.

    “Karena angkong terbatas sementara warga banyak yang membantu, akhirnya kami memanfaatkan karung bekas pupuk yang ada di rumah. Yang penting pekerjaan tetap berjalan dan cepat selesai, ” katanya.

    Sementara itu, anggota Satgas TMMD menyebut keterlibatan aktif masyarakat menjadi energi tambahan dalam percepatan pembangunan infrastruktur desa. Kolaborasi antara TNI, Polri, dan warga dinilai menjadi kunci sukses pelaksanaan TMMD di lapangan.

    Pekerjaan pembereman sendiri memiliki fungsi penting untuk menjaga kekuatan dan ketahanan jalan cor agar lebih awet dan rapi. Selain memperkuat struktur jalan, pengurugan bahu jalan juga membuat hasil pembangunan terlihat lebih tertata.

    Program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen terus menunjukkan semangat kemanunggalan TNI bersama rakyat. Di balik pembangunan fisik yang berlangsung, tersimpan nilai gotong royong dan solidaritas yang tetap hidup di tengah masyarakat Desa Puro.

    (Agung)

    tmmd sragen pembangunan desa gotong royong kreativitas warga tni manunggal infrastruktur lokal sragen jateng kodimsragen sragennews
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Satgas TMMD Sragen Bersiap Pulang, Tinggalkan...

    Artikel Berikutnya

    TMMD Sragen: TNI dan Warga Sragen, Kebersamaan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Ngopi Bareng Warga, Danramil Karangmalang Perkokoh Kemanunggalan TNI-Rakyat
    Gotong Royong Satgas TMMD dan Warga Percantik Lokasi Penutupan TMMD ke-128
    DLH Sragen dan Satgas TMMD Bersinergi Poles Lokasi Penutupan TMMD
    Sentuhan Akhir TMMD: Taman Harmoni Sragen Makin Cantik
    Jalan Mulus Desa Puro Sragen Segera Diresmikan Pangdam IV/Diponegoro

    Ikuti Kami