TMMD Sragen: TNI dan Warga Sragen, Kebersamaan Petik Pepaya di Desa Puro

    TMMD Sragen: TNI dan Warga Sragen, Kebersamaan Petik Pepaya di Desa Puro
    Anggota Satgas, Pratu Lulung dan Praka Nurhamid, dengan sigap membantu memetik pepaya muda di halaman rumah warga untuk disayur, Minggu (17/5/2026).

    SRAGEN - Di tengah hiruk pikuk pembangunan fisik program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, terjalin sebuah kisah kehangatan yang menyentuh hati. Bukan sekadar tentang semen dan batu bata, namun tentang jalinan erat antara para prajurit TNI dan masyarakat yang menjadi induk semang mereka, Minggu (17/5/2026).

    Suasana akrab tak terelakkan saat dua anggota Satgas, Pratu Lulung dan Praka Nurhamid, dengan sigap membantu memetik pepaya muda di halaman rumah warga. Momen sederhana ini menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan hanya slogan, melainkan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari.

    Dengan penuh kekompakan, Praka Nurhamid tak segan naik ke pundak Pratu Lulung demi meraih buah pepaya di pucuk pohon. Tawa canda pun pecah, memecah keheningan pagi, menciptakan potret harmoni yang indah bersama warga. Pepaya muda yang berhasil dipetik itu kelak akan dimasak menjadi sajian lezat nan bergizi.

    “Pepaya matang memang manis dimakan langsung, tapi pepaya muda juga enak dijadikan sayur. Selain lezat, kandungan gizinya juga bagus untuk kesehatan, ” ujar Pratu Lulung, menjelaskan keunggulan pepaya muda yang seringkali terabaikan.

    Keberadaan pohon pepaya yang melimpah di pekarangan warga menjadi sumber pangan yang tak ternilai. Aktivitas seperti ini, meskipun terkesan ringan, mampu mempererat ikatan emosional antara para prajurit dan penduduk desa.

    Pemilik rumah yang menjadi induk semang tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran para anggota TNI yang begitu cepat beradaptasi dan tak ragu membantu meringankan pekerjaan warga.

    “Bapak-bapak TNI sangat ramah. Mereka tidak segan membantu pekerjaan rumah maupun aktivitas warga sehari-hari. Kami merasa seperti keluarga sendiri, ” tuturnya Warsi, dengan senyum merekah.

    Program TMMD Reguler ke-128 ini membuktikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya membawa perubahan fisik, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang luhur.

    Melalui interaksi-interaksi sederhana, dari membantu memetik sayur hingga berbagi cerita, semangat kemanunggalan TNI dan rakyat seolah meresap dalam setiap denyut kehidupan di Desa Puro, meninggalkan jejak kehangatan yang tak terlupakan.

    (Agung)

    tmmd tni sragen kebersamaan gotong royong kemanusiaan tmmd128 kodimsragen sragenterkini sragennews
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Karung Bekas Jadi Solusi Kreatif Percepat...

    Artikel Berikutnya

    Lapangan Mbah Balak Sragen Jadi Saksi Penutupan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Ngopi Bareng Warga, Danramil Karangmalang Perkokoh Kemanunggalan TNI-Rakyat
    Gotong Royong Satgas TMMD dan Warga Percantik Lokasi Penutupan TMMD ke-128
    DLH Sragen dan Satgas TMMD Bersinergi Poles Lokasi Penutupan TMMD
    Sentuhan Akhir TMMD: Taman Harmoni Sragen Makin Cantik
    Jalan Mulus Desa Puro Sragen Segera Diresmikan Pangdam IV/Diponegoro

    Ikuti Kami