Serunya TMMD Sragen, TNI-Polri dan Warga 'Balapan Angkong' Demi Percepat Pengecoran Jalan

    Serunya TMMD Sragen, TNI-Polri dan Warga 'Balapan Angkong' Demi Percepat Pengecoran Jalan
    Personel TNI, Polri, dan warga yang tergabung Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen menciptakan suasana penuh semangat dengan aksi unik “balapan angkong” saat mengangkut material uruk menuju lokasi pengecoran di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Minggu (10/5/2026)

    SRAGEN - Di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Minggu (10/5/2026), suasana TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen terasa berbeda. Di sela-sela kesibukan membangun jalan, personel TNI, Polri, dan warga lokal menciptakan gelak tawa dan semangat melalui sebuah permainan unik: 'balapan angkong'. Aksi ini bukan sekadar hiburan, melainkan cara cerdas untuk mempercepat pengangkutan material uruk menuju titik pengecoran.

    Momentum ini menjadi bukti nyata eratnya sinergi antara aparat TNI, Polri, dan masyarakat dalam mewujudkan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Dengan langkah cepat dan penuh semangat, mereka bergantian mendorong gerobak dorong berisi tanah dan material, berlari kecil demi menghemat waktu dan memperlancar proses pengerjaan jalan.

    Alat sederhana seperti gerobak dorong, ember, dan drum menjadi saksi bisu kelancaran pembangunan sasaran fisik TMMD. Lalu lalang angkong yang tak henti-hentinya menjadi pemandangan sehari-hari di lokasi proyek.

    Serda Saeful, salah satu anggota Satgas TMMD, tak bisa menahan senyum saat menggambarkan aktivitas tersebut. Ia mengibaratkan dorongan angkong yang cepat ini layaknya pacuan di sirkuit.

    "Angkong ini ibarat motor gede yang selalu dipacu agar pekerjaan cepat selesai. Kami bersama anggota Polri dan warga saling bergantian mendorong sambil berlari supaya pengurukan tidak terhambat. Suasananya kadang seperti balapan MotoGP, " ujar Serda Saeful, Minggu (10/5/2026).

    Ia menambahkan bahwa semangat kebersamaan yang tertanam di lapangan membuat beban pekerjaan yang berat terasa jauh lebih ringan. Kekompakan antara TNI, Polri, dan warga menjadi energi positif yang mendorong mereka untuk mengejar target penyelesaian pembangunan sebelum acara penutupan TMMD.

    "Ini bentuk nyata sinergitas TNI, Polri, dan masyarakat. Kami ingin memberikan contoh semangat kerja keras dan gotong royong kepada warga, " tambahnya, menunjukkan dedikasi yang tulus.

    Meskipun dibalut suasana santai dan penuh canda, proses pekerjaan tetap berjalan dengan serius dan terorganisir. Setiap personel memiliki tugasnya masing-masing untuk memastikan distribusi material berjalan lancar, sehingga proses pengecoran dapat segera dilaksanakan tanpa kendala berarti.

    Program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen ini terus berfokus pada pembangunan infrastruktur desa serta penguatan ikatan sosial antara aparat dan masyarakat. Melalui kebersamaan yang terjalin erat di lokasi TMMD, bukan hanya pembangunan fisik yang terwujud, tetapi juga semangat persatuan, kekompakan, dan budaya gotong royong yang kian mengakar di hati masyarakat Desa Puro.

    (Agung)

    tmmd sragen tni polri gotong royong pembangunan infrastruktur warga desa beritasragen
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Gotong Royong Semarak di Hari ke-18 TMMD...

    Artikel Berikutnya

    Balapan Gerobak Semangat TNI-Polri di TMMD...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Ngopi Bareng Warga, Danramil Karangmalang Perkokoh Kemanunggalan TNI-Rakyat
    Gotong Royong Satgas TMMD dan Warga Percantik Lokasi Penutupan TMMD ke-128
    DLH Sragen dan Satgas TMMD Bersinergi Poles Lokasi Penutupan TMMD
    Sentuhan Akhir TMMD: Taman Harmoni Sragen Makin Cantik
    Jalan Mulus Desa Puro Sragen Segera Diresmikan Pangdam IV/Diponegoro

    Ikuti Kami