SRAGEN - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0725/Sragen membuktikan komitmennya tak hanya pada pembangunan fisik. Melalui kegiatan nonfisik yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, Satgas TMMD menggencarkan edukasi sosial dan hukum. Salah satu terobosan penting adalah sosialisasi pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang diselenggarakan di Balai Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan edukatif ini menghadirkan narasumber berkompeten dari Kejaksaan, Reza Yoga Pratama, S.H. Ia dengan gamblang memaparkan bahaya KDRT, konsekuensi hukum yang mengintai, serta betapa krusialnya membangun komunikasi sehat dalam setiap denyut kehidupan keluarga. Puluhan warga yang hadir menunjukkan antusiasme luar biasa, merespons materi dengan berbagai pertanyaan seputar problematika rumah tangga yang kerap terjadi di lingkungan mereka. Suasana diskusi pun menjadi sangat interaktif, mencerminkan keinginan kuat masyarakat untuk memahami dan mencari solusi.
“Keluarga adalah pondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu, persoalan rumah tangga harus diselesaikan dengan komunikasi yang baik, bukan dengan kekerasan, ” tegas Reza Yoga Pratama, menggarisbawahi pentingnya dialog dalam menyelesaikan konflik rumah tangga.
Ia menambahkan, kesadaran masyarakat akan dampak KDRT, baik secara psikologis maupun hukum, perlu terus ditingkatkan.
“Melalui sosialisasi ini kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih memahami hak dan kewajiban dalam rumah tangga serta mampu mencegah terjadinya kekerasan di lingkungan keluarga, ” imbuhnya, menekankan tujuan mulia dari program ini.
Lebih dari sekadar aspek hukum, warga juga mendapatkan pencerahan mendalam mengenai pentingnya saling menghormati antaranggota keluarga, mengelola emosi dengan bijak, dan memupuk pola komunikasi yang sehat. Hal ini sejalan dengan cita-cita menciptakan rumah tangga yang harmonis dan penuh kedamaian.
Program nonfisik TMMD ini mendapatkan apresiasi hangat dari masyarakat. Indah (42), salah seorang peserta, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Penyuluhan seperti ini sangat penting karena membuka pemahaman kami tentang dampak KDRT dan bagaimana menjaga hubungan keluarga agar tetap harmonis, ” tuturnya, merasa terbantu dengan materi yang mudah dicerna dan relevan dengan keseharian.
Satgas TMMD Kodim 0725/Sragen memandang penyuluhan hukum sebagai elemen vital dalam upaya pembangunan sumber daya manusia di desa. Ini menegaskan bahwa TMMD tidak hanya tentang membangun jalan dan fasilitas umum, tetapi juga menanamkan kesadaran sosial, meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat, dan memperkuat ketahanan keluarga.
Dengan digelarnya sosialisasi KDRT ini, TMMD Kodim 0725/Sragen bertekad mewujudkan lingkungan masyarakat yang lebih aman, harmonis, dan sadar hukum, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
(Agung)
