SRAGEN - Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen benar-benar meninggalkan jejak manis di Desa Pelemgadung, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen. Kamis lalu, (14/5/2026), momen penanaman 500 bibit pohon buah di Dukuh Sidikan bukan sekadar agenda rutin, melainkan sebuah harapan yang tertanam kuat di hati warganya.
Kepala Desa Pelemgadung, Bekti Priyo Sambodo, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh personel Satgas TMMD yang telah berkontribusi mewujudkan lingkungan yang lebih lestari dan menjanjikan masa depan yang lebih hijau bagi generasi penerus.
Deretan bibit pohon yang baru saja ditanam bersama warga, anggota Satgas TMMD, dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) menjadi saksi bisu kepedulian kolektif terhadap alam. Ini bukan sekadar ritual tanam-menanam, melainkan investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan turun-temurun.
“Atas nama masyarakat Desa Pelemgadung, kami mengucapkan terima kasih kepada Satgas TMMD Kodim 0725/Sragen. Apa yang dilakukan bapak-bapak TNI bukan hanya menanam pohon, tetapi juga menanam harapan dan kepedulian bagi generasi mendatang, ” kata Bekti Priyo Sambodo.
Ia menambahkan, kehadiran TMMD telah membawa angin segar ke Desa Pelemgadung. Lebih dari sekadar perbaikan infrastruktur fisik seperti jalan dan fasilitas desa, program ini juga mempererat tali persaudaraan antarwarga dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.
“Kami merasakan langsung manfaat program TMMD. Infrastruktur desa semakin baik, masyarakat semakin kompak, dan sekarang lingkungan desa juga mulai dihijaukan bersama-sama, ” ungkapnya penuh syukur.
Sementara itu, Danramil 02/Karangmalang, Lettu Arh Ifa Aiwan Kristono, menjelaskan bahwa kegiatan penghijauan ini merupakan bagian penting dari sasaran nonfisik TMMD. Tujuannya adalah membangun kesadaran masyarakat akan vitalnya menjaga kelestarian lingkungan.
“Melalui penanaman pohon ini, kami ingin meninggalkan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Harapannya, pohon-pohon ini tumbuh subur dan nantinya dapat memberikan manfaat ekologis maupun ekonomi bagi warga, ” tegas Lettu Arh Ifa Aiwan Kristono.
Penanaman 500 pohon buah ini menjadi bukti nyata bahwa TMMD hadir tidak hanya untuk membangun fisik desa, tetapi juga untuk menanamkan fondasi masa depan lingkungan yang lebih baik. Dari tanah yang mereka garap bersama, tumbuh subur semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan harapan baru untuk desa yang hijau, sehat, dan sejahtera.
(Agung)
