SRAGEN - Kehadiran Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di tengah masyarakat tak hanya dirasakan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga lewat kedekatan emosional dengan warga, termasuk anak-anak desa. Suasana hangat itu terlihat di area SD Plumpungan IV, Kabupaten Sragen, saat anggota Satgas TMMD berinteraksi dan memberi motivasi olahraga kepada anak-anak, Rabu (13/5/2026).
Sore itu, sejumlah anak tampak memanfaatkan waktu selepas mengaji dengan bermain dan berolahraga di lingkungan sekolah. Di tengah aktivitas tersebut, seorang anggota Satgas TMMD bernama Mukti menyapa Vivi, siswi yang sedang membawa bola voli untuk latihan.
“Mau ke mana, Mbak?” tanya Mukti sambil tersenyum ramah kepada Vivi.
Dengan malu-malu, Vivi menjelaskan dirinya hendak berlatih passing bola voli meski tanpa ditemani sahabatnya, Rara, yang sedang membantu orang tuanya mengantar undangan ke rumah saudara.
Mendengar hal itu, Mukti langsung menawarkan diri membantu latihan dasar bola voli kepada Vivi di halaman sekolah.
“Ayo, Om bantu latihan di sini. Kalau untuk passing bola voli, Om siap membantu, ” ujar Mukti yang disambut antusias oleh Vivi.
Momen sederhana tersebut menciptakan suasana akrab antara anggota Satgas TMMD dan anak-anak desa. Di sela latihan, Mukti mengaku kagum dengan semangat olahraga yang dimiliki anak-anak di wilayah tersebut.
“Anak-anak di sini punya potensi besar di bidang olahraga. Selain rajin mengaji, mereka juga aktif bermain dan berolahraga setiap sore. Semangat seperti ini harus terus didukung, ” ungkapnya.
Menurutnya, pembinaan mental dan semangat sportif anak-anak desa menjadi bagian penting dalam membangun generasi muda yang sehat dan disiplin.
Sementara itu, Serma Sugeng yang berada di lokasi mengaku bangga melihat kedekatan personel Satgas dengan masyarakat, terutama anak-anak.
“Kehadiran TNI benar-benar dirasakan warga. Tidak hanya membantu pembangunan desa, tetapi juga memberi motivasi positif bagi anak-anak dan generasi muda, ” tuturnya.
Ia menegaskan, program TMMD bukan sekadar menghadirkan pembangunan fisik, melainkan juga membangun hubungan sosial dan kebersamaan dengan masyarakat desa.
“Kedekatan seperti ini menjadi bagian dari kemanunggalan TNI dan rakyat. Anak-anak merasa nyaman dan dekat dengan anggota Satgas, ” tambahnya.
Interaksi sederhana di lingkungan sekolah tersebut menjadi bukti nyata bahwa keberadaan Satgas TMMD mampu menghadirkan suasana positif di tengah masyarakat. Tidak hanya mempercepat pembangunan desa, tetapi juga menumbuhkan semangat belajar, disiplin, dan olahraga bagi anak-anak.
Melalui pendekatan humanis dan penuh kepedulian, Satgas TMMD Kodim 0725/Sragen berharap dapat meninggalkan kesan mendalam sekaligus membangun generasi muda desa yang lebih sehat, aktif, dan percaya diri.
(Agung)

Updates.