SRAGEN - Suasana penuh kehangatan menyelimuti Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Sragen. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-128 Kodim 0725/Sragen telah mencapai puncak pelaksanaannya, dengan seluruh sasaran fisik dan nonfisik tuntas dikerjakan oleh Satgas TMMD bersama masyarakat. Kurang dari sepekan sebelum penutupan resmi pada Kamis, 21 Mei 2026, desa ini bertransformasi, memancarkan semangat kebersamaan yang kuat.
Lapangan desa kini menjadi saksi bisu persiapan akhir. Anggota Satgas dan warga bahu-membahu merapikan lingkungan, memangkas rumput liar, dan menghiasi udara dengan umbul-umbul merah putih. Pemasangan atribut kebangsaan ini bukan sekadar dekorasi, melainkan simbol nyata dari ikatan harmonis antara TNI dan rakyat yang telah terjalin erat selama hampir sebulan.
Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0725/Sragen, Mayor Cba Beni Yusdiantoro, S.E., tak mampu menutupi rasa bangganya. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga Desa Puro yang telah membuka hati dan menerima kehadiran Satgas dengan luar biasa.
"Terima kasih kepada seluruh warga Desa Puro dan sekitarnya yang telah mendukung dan menerima anggota Satgas TMMD dengan sangat baik. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama sehingga seluruh program dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu, " ujar Mayor Beni, Senin (18/05/2026).
Dedikasi para prajurit Satgas TMMD Reguler Ke-128 Kodim 0725/Sragen juga mendapat penghargaan istimewa. Mayor Beni menekankan bahwa keberhasilan program ini melampaui sekadar pembangunan fisik seperti jalan mulus, rumah layak huni yang direhab, jamban sehat, maupun sumur bor. Lebih dari itu, TMMD telah berhasil memupuk hubungan emosional yang semakin dalam antara TNI dan masyarakat.
Menjelang kepulangan, Mayor Beni mengingatkan seluruh anggota Satgas untuk tetap menjaga kesehatan dan kedisiplinan. Mengingat perubahan cuaca yang rentan memicu penyakit, kewaspadaan terhadap flu, batuk, dan demam menjadi prioritas.
"Saya berpesan kepada seluruh anggota Satgas agar menjaga kesehatan dan tetap disiplin. Jangan sampai ada pelanggaran sekecil apa pun. Datang dengan baik, maka kembali ke satuan juga harus dalam keadaan baik, " tegasnya.
Selama masa pelaksanaannya, Desa Puro telah mengalami perubahan yang begitu nyata. Infrastruktur yang sebelumnya terbatas kini menjadi lebih memadai, akses bagi warga semakin terbuka lebar, dan fasilitas umum kini dapat dinikmati dengan lebih nyaman. Program TMMD ini tak hanya meninggalkan jejak fisik, tetapi juga membekas di hati warga, membuktikan bahwa semangat gotong royong adalah kunci kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat.
(Agung)

Updates.