SRAGEN - Senyum merekah di wajah warga Desa Puro dan sekitarnya. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0725/Sragen bukan sekadar proyek, melainkan jembatan harapan yang menghubungkan impian dengan kenyataan. Dari akses jalan yang mulus hingga rumah yang hangat, hingga tetes air bersih yang kini mengalir, semua terwujud berkat sinergi antara TNI dan masyarakat.
Komandan Kodim 0725/Sragen, Letkol Inf Dindin Rohidin, S.I.P., mengungkapkan bahwa setiap jengkal pembangunan dalam TMMD ini lahir dari denyut nadi kebutuhan warga di lapangan. "Alhamdulillah pelaksanaan TMMD Ke-128 di wilayah Kodim 0725/Sragen berjalan tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, " ujar Letkol Inf Dindin Rohidin, Senin (18/5/2026).
Bayangkan, sebuah jalan cor blok sepanjang 1.100 meter kini terbentang gagah, menyatukan Desa Puro dan Desa Pelemgadung. Tak hanya itu, talud kokoh setinggi 150 meter berdiri tegak, menjadi penjaga setia agar tanah tak longsor, melindungi jalur kehidupan yang baru saja terlahir ini. Akses ini bukan sekadar jalan, ia adalah urat nadi aktivitas warga, membuka pintu menuju fasilitas kesehatan, sekolah, dan kelancaran distribusi hasil bumi yang selama ini menjadi tumpuan hidup.
"Sebelum dibangun melalui TMMD, kondisi jalan ini masih berupa jalan berlumpur dan belum pernah tersentuh pembangunan. Karena itu kami memberikan perhatian serius agar akses masyarakat menjadi lebih baik, " jelas Dandim, menyingkap keprihatinan akan kondisi sebelumnya.
Semangat gotong royong terasa begitu kental. Masyarakat bahu-membahu bersama personel Satgas TMMD, sebuah bukti nyata bahwa pembangunan ini adalah milik bersama, dirasakan bersama.
Lebih dari sekadar infrastruktur jalan, TMMD Ke-128 juga merangkul mereka yang paling membutuhkan. Rumah tidak layak huni (RTLH) kini bertransformasi menjadi hunian yang nyaman. Sunarni, salah satu penerima manfaat, kini bisa tersenyum lega melihat kondisi rumahnya yang dulu memprihatinkan bersama sang anak.
"Rumah yang direhab memang milik warga yang benar-benar membutuhkan bantuan karena kondisinya sudah sangat tidak layak huni. Alhamdulillah proses rehab saat ini berjalan dengan baik, " ungkap Dandim, merasakan kebahagiaan yang sama.
Sanitasi pun mendapat perhatian serius. Pembangunan jamban sehat atau MCK di beberapa titik desa diharapkan mengakhiri kebiasaan lama dan menumbuhkan budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.
Kekeringan yang kerap menghantui kini menjadi cerita lama. Melalui pembangunan sumur bor di beberapa titik, kebutuhan air bersih warga Desa Puro yang tanahnya cenderung berlumpur kini terpenuhi.
"Wilayah desa ini cukup sulit mendapatkan sumber air bersih karena karakter tanahnya berupa lumpur dan tanah liat. Dengan adanya sumur bor ini, kami berharap kebutuhan air bersih masyarakat bisa terpenuhi, " kata Letkol Inf Dindin Rohidin, optimis.
TMMD Ke-128 Kodim 0725/Sragen bukan hanya tentang membangun fisik, tetapi juga menumbuhkan harapan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
(Agung)

Updates.