SRAGEN - Di tengah hiruk pikuk pembangunan Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, kehadiran Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen justru memancarkan kehangatan yang melampaui sekadar tuntasnya sasaran fisik. Para prajurit tak hanya fokus pada semen dan batu, namun juga menyentuh hati warga melalui aksi kemanusiaan sederhana yang sarat makna, Minggu (10/05/2026).
Saat matahari mulai condong ke barat, usai para petani kembali dari sawah membawa harapan dalam bentuk rumput segar, para anggota Satgas TMMD dengan sigap menawarkan bantuan. Karung-karung berisi pakan ternak yang berat itu tak lagi menjadi beban tunggal bagi warga. Tangan-tangan kokoh para prajurit dengan ikhlas terulur, meringankan langkah mereka menuju kandang sapi masing-masing.

Salah satu momen yang menghangatkan hati terjadi ketika Serda Elok dari Batalyon Arhanud Semarang, tak ragu ikut memanggul karung rumput bersama warga. Ia bergabung dalam barisan, merasakan langsung peluh dan kelelahan yang biasa dihadapi. Tindakannya ini bukan sekadar membantu fisik, melainkan sebuah pernyataan nyata tentang kedekatan dan rasa hormat TNI kepada rakyat.
“Bagi kami, membantu warga adalah bagian dari pengabdian. Tidak harus menunggu pekerjaan besar, hal kecil seperti membantu mengangkat rumput juga menjadi bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat, ” ujar Serda Elok di sela kegiatan.
Serda Elok menambahkan bahwa program TMMD lebih dari sekadar proyek pembangunan. Ini adalah ajang untuk merajut kembali benang emosional antara TNI dan masyarakat, memperkuat ikatan melalui interaksi yang tulus dan penuh kebersamaan.
Mata pencaharian utama warga Desa Puro adalah bertani dan beternak. Rutinitas mencari rumput setelah seharian bekerja di ladang adalah pemandangan yang lumrah. Namun, kehadiran Satgas TMMD yang berpartisipasi dalam aktivitas sehari-hari ini, memberikan sentuhan berbeda. Warga merasa tidak hanya didukung secara infrastruktur, tetapi juga diperhatikan dan dihargai.
Bambang, seorang warga tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. “Kami merasa bangga dan senang karena bapak-bapak TNI sangat ramah. Mereka tidak hanya membangun jalan desa, tetapi juga peduli dengan kegiatan warga sehari-hari, ” ungkapnya.
Semangat gotong royong yang menjadi nadi kehidupan masyarakat Desa Puro semakin membahana berkat kehadiran Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen. Di luar pembangunan jalan, RTLH, dan fasilitas umum, keberadaan para prajurit membawa atmosfer kekeluargaan yang kian mengukuhkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Di balik aksi sederhana mengangkat rumput, tersembunyi pesan kuat bahwa pengabdian TNI bukan hanya terwujud dalam gagahnya bangunan fisik, melainkan juga dalam kehangatan kepedulian dan kedekatan tak terhingga dengan masyarakat, hingga ke sudut-sudut desa yang terdalam.
(Agung)
