Rumah Reyot Berubah Nyaman: Kisah Haru Bu Wagini Berkat TMMD Sragen

    Rumah Reyot Berubah Nyaman: Kisah Haru Bu Wagini Berkat TMMD Sragen
    Program Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjadi bagian dari TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, Senin (11/5/2026).

    SRAGEN - Senyum haru merekah di wajah Bu Wagini, 53 tahun, warga Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Sragen. Mimpi lamanya memiliki rumah yang layak huni kini terwujud berkat program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen. Perubahan nyata terasa ketika lantai tanah di rumah sederhananya mulai digantikan dengan keramik, memberikan nuansa kebersihan dan kenyamanan baru.

    “Dulu lantainya masih tanah. Kalau hujan jadi becek, kalau kemarau debunya masuk ke mana-mana. Sekarang alhamdulillah sudah dipasang keramik, rumah jadi lebih bersih dan nyaman, ” ujar Bu Wagini penuh syukur, Minggu (10/05/2026).

    Selama bertahun-tahun, Bu Wagini harus berjuang menghadapi kondisi rumah yang kurang ideal, terutama saat musim penghujan tiba. Becek dan debu menjadi pemandangan sehari-hari yang mengganggu kenyamanan dan kesehatan keluarganya. Kini, rumah yang dulunya kusam dan lembap perlahan bertransformasi menjadi hunian yang rapi, kokoh, dan sehat berkat sentuhan program RTLH.

    Pengerjaan yang melibatkan personel Satgas TMMD dan warga sekitar ini berjalan penuh semangat gotong royong. Sejak pagi, anggota TNI dan masyarakat bahu membahu menyelesaikan setiap tahapan pembangunan. Semangat kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam mempercepat proses rehabilitasi, memastikan rumah Bu Wagini segera siap dihuni dengan kondisi yang lebih baik.

    Dansatgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, Letkol Inf Dindin Rohidin, S.IP., menegaskan bahwa program RTLH merupakan wujud nyata kepedulian TNI untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Ia menekankan bahwa program ini bukan sekadar perbaikan fisik bangunan, melainkan juga penanaman harapan baru bagi warga untuk meraih kualitas hidup yang lebih baik.

    “Program RTLH ini bukan sekadar memperbaiki bangunan rumah, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi warga agar dapat hidup lebih sehat, nyaman, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik, ” kata Letkol Inf Dindin Rohidin.

    Lebih lanjut, Letkol Inf Dindin Rohidin menambahkan bahwa keberhasilan program TMMD sangat bergantung pada kuatnya semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat. Sinergi ini terbukti ampuh dalam mengakselerasi berbagai sasaran fisik pembangunan di Desa Puro.

    Program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen sendiri dirancang komprehensif, tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur seperti jalan dan fasilitas umum, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, termasuk melalui pembangunan RTLH, jambanisasi, serta beragam kegiatan sosial lainnya yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup.

    Bagi Bu Wagini, rumah yang kini mulai berubah itu bukan sekadar bangunan fisik. Ia melihatnya sebagai simbol harapan dan babak baru kehidupan yang lebih cerah di masa depan. Di balik setiap keramik yang terpasang rapi, tersimpan kisah pengabdian tulus dan kepedulian mendalam dari Satgas TMMD yang bekerja keras demi kemajuan masyarakat desa.

    (Agung)

    tmmd sragen rehab rumah rtlh tni ad gotong royong kesejahteraan masyarakat sragen jateng
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Aksi Humanis Satgas TMMD Sragen: Peduli...

    Artikel Berikutnya

    Haru Ibu Sunarni: Rumah Reyot Berubah Jadi...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Gotong Royong Satgas TMMD dan Warga Percantik Lokasi Penutupan TMMD ke-128
    DLH Sragen dan Satgas TMMD Bersinergi Poles Lokasi Penutupan TMMD
    Sentuhan Akhir TMMD: Taman Harmoni Sragen Makin Cantik
    Jalan Mulus Desa Puro Sragen Segera Diresmikan Pangdam IV/Diponegoro
    Insiden Ledakan di Luar lingkungan Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni, Mbamogo, Intan Jaya

    Ikuti Kami