SRAGEN - Air mata tak terbendung membasahi pipi Ibu Sunarni (50), warga Dukuh Katukan RT 16, Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Senin (11/5/2026) menjadi saksi bisu transformasi hidupnya, tatkala rumah sederhana yang selama bertahun-tahun membocorkan impiannya, kini mulai menjelma menjadi hunian layak huni melalui program Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen.
Di bawah terik matahari Sragen yang menyengat, Ibu Sunarni berdiri tegar di depan rumahnya. Bersama Serka Sutardi, salah satu anggota Satgas TMMD, ia menyaksikan setiap jengkal renovasi yang terus berjalan. Kebahagiaan terpancar jelas dari parasnya, memupus segala kekhawatiran yang selama ini membebani. Perempuan tangguh yang sehari-hari berjuang mencari pasir di sungai demi menafkahi keluarganya, tak pernah menyangka keajaiban ini akan datang.
"Dulu rumah saya bocor di sana-sini, kalau hujan susah tidur karena air masuk. Saya tidak pernah membayangkan rumah ini bisa diperbaiki seperti sekarang. Terima kasih banyak kepada bapak-bapak TNI, saya benar-benar terharu, " ungkap Ibu Sunarni, suaranya bergetar, matanya berkaca-kaca menahan haru.
Rumah yang sebelumnya tampak rapuh dan mengancam, kini perlahan bertransformasi menjadi tempat berlindung yang aman, sehat, dan nyaman. Program RTLH TMMD seolah menjadi jembatan harapan bagi Ibu Sunarni dan keluarganya untuk menggapai kehidupan yang lebih baik.
Serka Sutardi menjelaskan bahwa esensi TMMD tidak hanya berhenti pada pembangunan infrastruktur fisik semata, melainkan lebih dalam menyentuh denyut kebutuhan paling mendasar masyarakat, yakni tempat tinggal yang layak. Kehadiran TMMD diharapkan mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi kehidupan warga.
"Kami ingin kehadiran TMMD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melihat Ibu Sunarni bahagia menjadi semangat bagi kami untuk terus bekerja dan mengabdi kepada rakyat, " ujar Serka Sutardi di sela kesibukannya memantau progres pembangunan.
Semangat gotong royong yang membara antara Satgas TMMD dan warga desa menjadi motor penggerak utama dalam percepatan rehab rumah. Antusiasme warga sekitar yang turut serta membantu dalam proses pembangunan, menunjukkan tingginya kepedulian sosial yang terjalin erat di lingkungan Desa Puro.
Kehangatan dan kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi pemandangan yang begitu kuat selama pelaksanaan TMMD di Desa Puro. Program ini membuktikan bahwa kepedulian terhadap sesama, terutama bagi warga yang kurang mampu, adalah prioritas utama, melampaui pembangunan jalan dan fasilitas umum.
Dansatgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen secara konsisten menginstruksikan seluruh personel untuk memberikan upaya maksimal. Tujuannya adalah menghadirkan pembangunan yang tidak hanya menyentuh kebutuhan fisik, tetapi juga merangkul aspek sosial kehidupan masyarakat desa.
Bagi Ibu Sunarni, rumah yang kini mulai berdiri kokoh bukan sekadar tumpukan batu bata dan semen. Ia adalah simbol harapan yang membentang, manifestasi nyata dari kepedulian yang tulus. Di balik setiap dinding yang diperbaiki, terpatri kisah pengabdian Satgas TMMD yang bekerja tanpa lelah demi mengangkat harkat dan martabat masyarakat kecil, mewujudkan kehidupan yang lebih layak dan sejahtera.
(Agung)

Updates.