SRAGEN - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 yang digelar Kodim 0725/Sragen di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, mulai membawa dampak nyata bagi masyarakat. Pengecoran jalan yang melintasi area persawahan dan permukiman warga kini tidak hanya memperlancar akses transportasi, tetapi juga mendongkrak nilai jual tanah di kawasan tersebut.
Perubahan signifikan terlihat sejak pembangunan jalan beton mulai dikerjakan Satgas TMMD bersama masyarakat. Jalur yang sebelumnya rusak dan sulit dilalui kendaraan kini berubah menjadi akses penghubung yang lebih kokoh, nyaman, dan mudah dijangkau.
Dampaknya langsung dirasakan warga. Harga tanah dan lahan sawah di sepanjang jalur pembangunan disebut mengalami kenaikan karena akses menuju wilayah tersebut kini semakin terbuka.
Program TMMD Reguler ke-128 sendiri resmi dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, pada 22 April 2026 lalu. Memasuki pekan ketiga pelaksanaan, progres pembangunan fisik terus dikebut agar selesai sesuai target waktu 30 hari kalender.
Komandan Kodim 0725/Sragen, Letkol Inf Dindin Rohidin, melalui Pasiter Kodim 0725/Sragen Kapten Kav Anang Eko Prasetyo, mengatakan sasaran pembangunan di Desa Puro telah dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kami melihat manfaat pembangunan ini mulai dirasakan warga. Selain memudahkan petani mengangkut hasil panen, akses jalan yang baik juga berdampak pada meningkatnya nilai ekonomi tanah dan kawasan di sekitar lokasi pembangunan, ” ujar Kapten Kav Anang Eko Prasetyo, Kamis (14/5/2026).
Menurutnya, pembangunan infrastruktur desa merupakan salah satu langkah strategis untuk membuka potensi ekonomi wilayah pedesaan. Dengan akses jalan yang lebih baik, aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar dan peluang investasi lokal ikut meningkat.
Warga Desa Puro pun menyambut positif pembangunan tersebut. Mereka menilai jalan cor hasil TMMD membawa perubahan besar bagi desa yang sebelumnya memiliki akses terbatas, terutama saat musim hujan.
Joko, salah satu warga mengaku kini kendaraan roda empat sudah lebih mudah masuk ke area persawahan dan permukiman warga. Kondisi itu membuat kawasan desa menjadi lebih strategis dan diminati masyarakat.
“Dulu jalannya sulit dilewati, sekarang sudah bagus dan ramai dilalui kendaraan. Harga tanah di sekitar sini juga mulai naik, ” ungkap Joko, warga setempat.
Selain mempercepat mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian, pembangunan jalan cor juga diyakini mampu meningkatkan produktivitas desa dalam jangka panjang.
Kapten Kav Anang menegaskan bahwa program TMMD bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bagian dari upaya membangun masa depan ekonomi masyarakat desa.
“TMMD bukan sekadar membangun beton dan semen, tetapi membangun masa depan desa. Kami berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat hasil pembangunan ini agar manfaatnya terus dirasakan dalam jangka panjang, ” pungkasnya.
Melalui program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, Desa Puro kini perlahan menunjukkan wajah baru sebagai kawasan pedesaan yang lebih maju, produktif, dan memiliki nilai ekonomi yang terus berkembang.
(Agung)

Updates.