Satgas TMMD Sragen Gelar Evaluasi Akhir, Soliditas Jadi Kunci Penutupan

    Satgas TMMD Sragen Gelar Evaluasi Akhir, Soliditas Jadi Kunci Penutupan
    Pelda Budi Santoso mengumpulkan seluruh anggota Satgas untuk melakukan rapat koordinasi sekaligus evaluasi akhir pelaksanaan program TMMD yang telah berlangsung hampir satu bulan di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Senin (18/5/2026).

    SRAGEN - Menjelang upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-128 Kodim 0725/Sragen, suasana penuh kebersamaan terlihat di Pos Satgas TMMD, Senin (18/5/2026). Pelda Budi Santoso mengumpulkan seluruh anggota Satgas untuk melakukan rapat koordinasi sekaligus evaluasi akhir pelaksanaan program TMMD yang telah berlangsung hampir satu bulan di Desa Puro dan sekitarnya.

    Pertemuan tersebut membahas berbagai persiapan menjelang penutupan TMMD yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 21 Mei 2026. Mulai dari kesiapan lokasi acara, pembagian tugas personel, hingga pengecekan akhir sasaran fisik dan nonfisik menjadi fokus pembahasan dalam rapat tersebut.

    Meski digelar secara sederhana di Pos Satgas, suasana rapat berlangsung penuh semangat dan rasa tanggung jawab. Kebersamaan antaranggota Satgas terlihat semakin kuat menjelang berakhirnya program pengabdian TNI kepada masyarakat itu.

    Dalam arahannya, Pelda Budi Santoso menegaskan pentingnya menjaga soliditas dan semangat pengabdian hingga seluruh rangkaian kegiatan TMMD selesai dilaksanakan.

    “Kita harus tetap menjaga semangat, kekompakan, dan tanggung jawab sampai penutupan nanti selesai. Apa yang sudah kita kerjakan bersama masyarakat semoga benar-benar memberi manfaat dan meninggalkan kesan baik bagi warga, ” ujar Pelda Budi Santoso di hadapan anggota Satgas.

    Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh personel Satgas yang selama pelaksanaan TMMD aktif bergotong royong bersama masyarakat menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan desa.

    Program TMMD Reguler Ke-128 Kodim 0725/Sragen sendiri telah menghadirkan sejumlah pembangunan fisik seperti jalan cor, rehab rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan MCK, hingga sumur bor untuk kebutuhan air bersih masyarakat.

    Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial dan pembinaan masyarakat yang bertujuan memperkuat hubungan antara TNI dan warga desa.

    Menjelang penutupan program, nuansa kekeluargaan di lingkungan Pos Satgas semakin terasa. Bagi anggota Satgas, TMMD bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan pembangunan, tetapi juga menjadi bentuk pengabdian yang mempererat kemanunggalan TNI bersama rakyat.

    Semangat gotong royong yang terbangun selama program berlangsung diharapkan terus hidup dan menjadi modal penting bagi masyarakat dalam melanjutkan pembangunan desa ke depan.

    (Agung)

    tmmd kodim sragen tni ad pembangunan desa kemanunggalan tni-rakyat pelda budi santoso sragen jateng sragenterkini
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Jalan Cor TMMD Bangkitkan Usaha Warga, Pak...

    Artikel Berikutnya

    Jamban Sehat dari TMMD Ubah Hidup Sri Supadmi:...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Ngopi Bareng Warga, Danramil Karangmalang Perkokoh Kemanunggalan TNI-Rakyat
    Gotong Royong Satgas TMMD dan Warga Percantik Lokasi Penutupan TMMD ke-128
    DLH Sragen dan Satgas TMMD Bersinergi Poles Lokasi Penutupan TMMD
    Sentuhan Akhir TMMD: Taman Harmoni Sragen Makin Cantik
    Jalan Mulus Desa Puro Sragen Segera Diresmikan Pangdam IV/Diponegoro

    Ikuti Kami