SRAGEN - Di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, sebuah lokasi sederhana namun krusial menjadi pusat denyut nadi pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen. Inilah Komando Taktis (Kotis) TMMD yang bertempat di Kantor Desa Puro, menjelma menjadi markas strategis yang mengendalikan seluruh denyut pembangunan dan pengabdian TNI untuk masyarakat.
Dari ruangan yang mungkin terlihat biasa, setiap hari aktivitas Satgas TMMD dikomandoi. Mulai dari memantau progres pembangunan yang sedang berjalan, memastikan setiap personel di lapangan terkoordinasi dengan baik, hingga melakukan evaluasi mendalam terhadap sasaran fisik dan nonfisik demi tercapainya tujuan program. Suasana di Kotis terasa hidup pada Rabu (20/5/2026), saat para personel Satgas dengan sigap memperbarui data perkembangan program yang menjadi tolok ukur keberhasilan.
Menengok ke dalam ruangan Kotis, mata akan disuguhi pemandangan berbagai papan data yang memuat capaian pekerjaan, peta detail lokasi sasaran pembangunan, serta laporan harian yang merangkum kegiatan seluruh anggota Satgas di lapangan. Meski bersahaja, tempat ini menjelma menjadi pusat informasi vital dan pusat pengambilan keputusan yang menentukan arah program TMMD.
Perwira Pengawas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, Kapten Kav Anang Eko, menekankan betapa pentingnya keberadaan Kotis dalam memastikan setiap tahapan program berjalan efektif, terukur, dan tepat sasaran. Ia merasakan langsung bagaimana sentralisasi ini mempermudah seluruh proses.
"Seluruh perkembangan kegiatan TMMD kami pusatkan di Kotis ini. Dari sini kami memantau progres pekerjaan anggota di lapangan agar semua sasaran fisik maupun nonfisik dapat selesai tepat waktu dan hasilnya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, " kata Kapten Kav Anang Eko.
Menurutnya, koordinasi yang terpusat melalui Kotis menjadi kunci untuk mengatasi berbagai kendala teknis yang mungkin muncul di lapangan. Hal ini juga mempercepat proses pengambilan keputusan ketika hambatan tak terduga menghadang selama pembangunan berlangsung.
"Setiap hari kami lakukan evaluasi dan sinkronisasi data dari lapangan. Dengan sistem kerja yang terkoordinasi, pelaksanaan TMMD menjadi lebih efektif dan terarah, " jelasnya.
Program TMMD Reguler ke-128 di Desa Puro ini tak hanya berfokus pada perbaikan infrastruktur desa, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), dan pembangunan fasilitas umum. Satgas juga aktif menyelenggarakan kegiatan nonfisik berupa penyuluhan dan pembinaan yang bertujuan memberdayakan masyarakat.
Kepala Desa Puro, Sutrisno, tak ketinggalan menyampaikan apresiasinya terhadap peran Kotis TMMD yang dinilainya mampu memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat. Ia merasakan langsung dampak positifnya dalam komunikasi dan transparansi program.
"Dengan adanya Kotis, komunikasi dan koordinasi menjadi lebih mudah. Semua perkembangan kegiatan bisa dipantau dengan jelas sehingga masyarakat juga merasa lebih yakin dan terlibat dalam program TMMD, " ujar Sutrisno.
Keberadaan Kotis TMMD di Kantor Desa Puro ini bukan sekadar pos komando biasa. Ia adalah simbol nyata dari keseriusan dan dedikasi TNI dalam mengabdikan diri kepada masyarakat. Lebih dari sekadar membangun fisik, TMMD melalui Kotis ini menunjukkan komitmen pada tata kelola kerja yang terorganisasi, memastikan setiap program pembangunan berjalan optimal dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh warga Desa Puro.
(Agung)

Updates.